Halo, tmen2 yang kece2 dan keren, xD! Hari ini aku mo ngomongin tentang (lagi2) Kimia UGM. Apa itu Kimia UGM? Apa aja, sih hal2 terkait Kimia UGM? Nanti kalo masuk Kimia UGM ngapain, sih? Belajar apa, sih? Well, I’m gonna tell you from the very common until the detailed things about Kimia UGM.

Yuk, sebelumnya kenalin Kimia UGM! Biasanya kalo kalian nemuin anak2 yang masang profil di instagram (IG) itu ‘Architect of Molecules’ kemungkinan BESAR mereka adalah anak2 Kimia UGM, baik masih kuliah atopun udah lulus (alumni). Karena, itu sebuah brand dari yang konon katanya dibuat oleh dosen Kimia UGM. Wuih, ternyata dosen Kimia UGM tuh emang kece2 yaa, ga cuma jago kimia tapi juga jago mem-branding sesuatu. Anyway, branding itu penting, lho! Contohnya, ada dosen Kimia UGM yang jago ngeracik bahan2 tertentu buat dijadiin kosmetik. Hah? Kosmetik? Iya, kosmetik. Anak Kimia UGM ga cuma jago ngitungin mol, Mr (berat molekul), atopun nyetarain hati eh reaksi *hihi. Tapi, juga bisa ngeracik masakan eh bumbu2 kosmetik *wkwk. Nanti habis itu dari kosmetik yang udah jadi bisa dibuat brand sesuai dengan gimana keinginan pasar biar dapet profit yang guedeee. Enak ‘kan belajar di Kimia UGM?

Okay, let’s start ke permasalahan. Aku di sini bakal ngejelasin yang insyaallah detail tentang Kimia UGM. Ini tulisannya especially aku tujuin buat adek2 yang gaul2 dan caem2 buat ngepoin dan/atau yang pengen banget sangat amat masuk Kimia UGM xD (tapi kalo anak Kimia UGM sendiri boleh baca juga *ehehe). Berhubung masih sedikit blog yang ngomongin tentang Kimia UGM *yay!

1. Dosen Kimia UGM Berkualitas Super
Jangan ditanya lagi, deh tentang how amazing the lecturers here! They’re all great. Dosen Kimia UGM itu super-duper tentang pemahaman kimia. Ya iyalah, dosen bergelar profesor di Kimia UGM (paling banyak di antara jurusan lainnya). Bayangin dosennya dengan gelar profesor (kalo ga salah 16, tapi aku rada2 lupa, hehe), sisanya gelar doktor, dan S2. Dan, lulusan baik S1 sampe S3 ada yang semuanya di UGM, maupun di luar negeri. Ada yang dari Manchester University, Hokkaido University, Keio University, dari universitas di Eropa kayak Belanda, Perancis, Austria (biasanya dosen Kimia Komputasi), dan lain2. Oh ya ada yang dari Amerika juga. Pokoknya, komplit banget, deh dosennya dengan berbagai cara mengajar yang unik buat masing2 dosen. Banyak banget dosen yang cerita2 proyek2nya, buat industri sendiri, diundang di acara2 kereeen, dan jadi juri di beasiswa LPDP juga ada, :’).

Oh ya, buat aku si blogger (penulis) juga ngerasa kadang ngomong di dalem hati “Kok, aku ga ngerti ya materi yang tadi, hiks”. This happens sometimes again and again. I used to think that my ilmu belum nyampe, guys ;'(. Maksudnya ilmu penulis sendiri masih manjatin ilmu dosen2 Kimia UGM xD. Tapi ada pepatah yang mengatakan, yang intinya ngomong kalo mo pinter tuh belajar deh langsung ke ahlinya. Biar ga salah kaprah, ga merasa you’re all the best, and ga ngerasa kamu paling bener. Jadi, dengan semua keluarbiasaan dosen2 di sini, of course secara sah bakal meningkatkan kualitas mahasiswa juga. Semua pengetahuan bisa di-share di kelas sepanjang pagi-sore, pengalaman yang luas, dll. So, at least you learn from the best to catch you to the top!

2. Fasilitas Mendukung
Di sini, penulis eh maksudnya aku mo bilang fasilitas di Kimia UGM menurutku udah baik banget (dibandingkan jurusan kimia lainnya di Indonesia). Why? Kita punya 6 laboratorium. Mereka adalah laboratorium Kimia Dasar, laboratorium Kimia Analitik, laboratorium Kimia Anorganik, laboratorium Kimia Fisika, Kimia Organik dan Biokimia, dan laboratorium Kimia Komputasi. Nah, dengan begitu of course kita2 anak Kimia UGM bisa praktikum dengan baik. At least fasilitasnya ada, so harus dimanfaatin. Walopun praktikumnya ga sebanyak jaman dulu waktu dosen-pun masih jadi mahasiswa karena mahasiswanya sedikit. Sekarang, dengan kuota yang (mungkin) harus dipenuhi akhirnya judul bab praktikum dikurangin sedikit. We’re not the best in everything, but remember that we always want to do the best. So, kalo kalian mo masuk Kimia UGM, kita bisa sama2 mendukung Kimia UGM untuk jadi semakin ‘the best’.

Selain itu, di Kimia UGM ada alat2 kimia yang keren2 plus mahal biasanya dan pastinya. Alat2nya antara lain kayak alat AAS (Atomic Absorption Spectroscopy), alat UV-VIS Spectroscopy (UV-Visible Spectroscopy), alat TEM (Transmission Electron Microscopy), dll. Aku sendiri belum sampe mengevaluasi alat2nya satu per satu. Sebagian alat2 kimia ada yang diletakkin di LPPT (Laboratorium Penelitian dan Pengujian Terpadu) juga. Sebagian lain ada di tempatnya masing2, dan dikelilingin sama lab buat praktikum mahasiswa. Kalo buat ngeliat tempat real-nya bakalan pas udah keterima, terus ada istilah ‘tur lab’ yang diselenggarain sama kating2 sebagai rangkaian dari acara ospek jurusan dengan nama SADAMIKA (Sarasehan Dosen dan Alumni Kimia). Kadang, ada juga, kok anak SMK yang magang di lab, ato bisa juga tur lab pas ikut OKN (Olimpiade Kimia Nasional) yang merupakan acara non-departemen dari KMK.

3. Mata Kuliah Kimia UGM Lengkap
Di tahun sebelumnya waktu aku masuk ke Kimia UGM (tahun 2015), masih make kurikulum 2011. Namun, untuk memenuhi akreditasi internasional (nanti bakal aku jelasin lebih lanjut) maka dibuatlah kurikulum baru (kurikulum 2016). Kurikulum baru ini dimaksudkan untuk memperbaiki kualitas pembelajaran di Kimia UGM itu sendiri. Waktu aku nanya ke beberapa tmenku yang di jurusan lain, fakultas tertentu di UGM juga, mereka bilang ga ganti kurikulum, sih. So, mungkin perbaikan kurikulum setiap 5 tahun ini berbeda2 untuk masing2 jurusan di fakultas tertentu baik perbedaan tahun atopun perbedaan kebijakan (ganti atau ga kurikulumnya).

Intinya beberapa mata kuliah Kimia UGM terkhusus buat adek2 calon maba Kimia UGM di semester 1 itu ini:

a. Agama, [2SKS]
Matkul Agama ini tersedia dengan pilihan 6 agama sesuai kayak agama2 yang diakui di Indonesia (Agama Islam, Katolik, Kristen, Hindu, Budha, dan Konghucu). Di matkul ini nanti kalian bakal belajar tentang pastinya agama lha, wkwk. Biasanya kalo aku sendiri di Agama Islam, itu belajar tentang ‘What is Jihad?’, terus kisah2 nabi, dll. Dan, kalo agama Islam itu ada yang namanya APAI. APAI ini semacam asistensi dari kakak tingkat yang pokoknya ngebimbingin kita. Biasanya setiap minggu bakal kumpul sama anggota kelompoknya buat ngobrol2 seputar kehidupan kampus, dan tentunya agama, dong. Nanti ada beberapa tes juga dan sedikit praktik. Tapi, aku mo bilang kalo ga semua asisten sama jadi tergantung sama kebijakan dosen pengampu dan asisten sendiri. Nilainya juga menurutku persentasenya hasil diskusi antara pembimbing APAI dengan dosen.

b. Kimia Dasar I (KimDas I), [3 SKS]
Ini ngomongin kimia secara dasar, kayak konsep molaritas, molalitas, reaksi, dan biasanya disertai contoh2 soal. Nanti kita diajak ngebuat reaksi pembentukan ataupun penguraian, dll. Kalo di SMA dulu ‘kan lebih sering ke yang reaksi langsung jadi. Nah, di kuliah ini kita diajak untuk ngebuat reaksi mentah ke reaksi jadi. Simpelnya gitu, xD. Nanti bakalan ada KimDas II juga di semester 2. Have fun, lha ya! :’)

c. Biologi Dasar (BioDas), [2 SKS]
Rasanya ilmu kimia ga lepas dari ilmu2 lain juga, contohnya biologi. Di Biologi Dasar ini kalian bakal belajar tentang hewan, tumbuhan, dan manusia. Cukup banyak sih materinya, kayak klasifikasi hewan dan tumbuhan, terus strukturnya, alat reproduksinya. Kalo di bagian manusia ada belajar darah, otot, genetika, dll. Seru deh, sekalian buat nostalgia sejenis soal2 dan materi UN Biologi SMA, hehe. Materi BioDas ini palingan yah sedikit lebih luas dibanding SMA. Bakal ada istilah2 baru juga yang mungkin belum pernah kalian denger. Biasanya anak Kimia UGM sepengamatan-ku ga begitu suka biologi karena banyakan ngapal. Tapi, aku sendiri suka banget, lho belajar biologi dari SD :p

d. Kimia Organik Dasar I (KOD I), [2 SKS]
Yups! Karena ini KOD I, pasti ada KOD II di semester II, dong. Intinya kalian bakal belajar mekanisme reaksi di sini. Kalo di SMA kita belajar reaksi tok, terus KimDas I reaksi juga tapi lebih luas lagi, di KOD I kita belajar gimana sih proses terjadinya reaksi. Bakal ada kosakata baru buat kalian kayak ‘ini nyerang ini’, ‘ini lepas ke sini’, sistem Cahn-Ingold-Prelog, ‘ini lebih prioritas daripada ini’, ‘ini leaving group yang baik, tapi ini ga’, sistem R dan S, sistem Z dan E (sejenis cis-trans), dll. Pokoknya kalo master-in KOD I nanti mungkin bakalan lebih gampang buat materi2 sejenis mekanisme dalam matkul semester2 selanjutnya *hihi. Tapi, kalo misalkan ga bisa langsung master banget, bisa jalan pelan2, kok seiring waktu insyaallah bisa paham :’)

e. Praktikum Kimia Dasar I, [1 SKS]
Praktikum ini istilahnya (walopun cuma 1 SKS) is like otak di dalem tubuh. Istilahnya ya kalo ga ada otak otomatis kita ga bisa berpikir, ga bisa menggerakkan anggota baik sensorik maupun motorik. Nah, sama kayak praktikum ini, di Kimia kalo ga ada praktikumnya artinya hampa dong. Padahal, if we ask people (educated or non-educated person), “Kimia itu apa?”, jawabnya biasanya “Laboratorium, zat kimia, berbahaya, beracun, bom, dll”. Hal ini karena emang concern ilmu kimia itu di situ, (ngelab), yaitu gimana kita bisa mereaksi satu zat dengan zat lain serta menghasilkan zat baru. Selain itu, kalo di penelitian2 ada sejenis memodifikasi, contohnya modifikasi zeolit, pupuk slow-released, dlsb-nya sehingga seakan2 kita ‘merekayasa molekul’. Makanya di awal tadi aku sebutin Kimia UGM branding-nya ‘Architect of Molecules’, hehe.

Nah, sebenernya di tahun aku pas semester 1 ada matkul yang lain juga yang belum aku sebutin kayak Kimia Kontekstual (dihilangin, diselipin di materi KimDas I), Matematika Kontekstual (sekarang jadi Kalkulus I, biar dasarnya lebih kece xD), Teknologi Informasi Kontemporer (sekarang jadi Pemograman I, biar ada kesempatan jadi programer, buat dasar bagi minat komputasi juga xD, dan yang ga kalah penting juga ada matkul WAJIB, yaitu Kimia Komputasi di semester 4 *hehe), Kimia Analitik Dasar I (sekarang digabung dengan KAD II sehingga namanya jadi KAD doang), Konsep Fisika (digantiin jadi Fisika Dasar I, biar analisis fisikanya lebih hebat badai :’D). Lebih lengkapnya disediain juga ppt-nya di web KMK, nanti bakal ada link tentang KMK di bawah, :’)

4. Peminatan di Kimia UGM
Wih, nah, ini dia! Kalo ditanya masalah peminatan, di Kimia UGM sendiri ada 5 peminatan. Peminatan di Kimia UGM antara lain peminatan Kimia Hayati, peminatan Kimia Industri, peminatan Kimia Lingkungan, peminatan Kimia Material, serta peminatan Kimia Teori dan Komputasi. Di setiap semester 1-8 sesuai dengan jumlah semester yang umum dan tercantum di panduan akademik, kalian bakal disuguhin kelima matkul pilihan (MKP) sesuai dengan masing2 peminatan. Kalian boleh milih mo MKP apa aja (SKS yang bisa diambil disesuain sama IP yang kalian dapet, yang udah ada di panduan akademik). Kalian milihnya boleh campur2 juga xD. Ga berarti kalo udah milih minat hayati misalkan, harus ngambil semua MKP hayati. Kalian bisa ambil acak buat nyoba dulu kalian nyamannya di mana. Kalo misalkan pas udah yakin dan nyaman yah kalian bisa ambil semua mkp di peminatan tertentu. Hal ini supaya nanti pas penelitian buat skripsi kalian setidaknya cukup menguasai dasar2 materi peminatan di skripsi yang menjurus ke sana.

Untuk peminatan kimia hayati itu lebih ke materi2 kimia organik. Kalian biasanya bakal diarahin tugas akhir lebih ke sintesis, misalkan kayak sintesis obat. Kimia industri setahuku, sih buat2 produk (tetapi tetep meneliti proses pembuatan, dll dari produk itu). Peminatan kimia industri sebenernya bisa masuk di mana aja. Intinya gimana produk2 kimia itu diproduksi terus bisa dijual ke konsumen dan menghasilkan keuntungan serta juga kebermanfaatan. Kalo peminatan kimia lingkungan biasanya analisis logam berat (bisa logam berat kayak Hg, Pb, Sn, dlsb-nya). Peminatan kimia material bisa semacam buat modifikasi zeolit, lho. Kalo peminatan kimia teori dan komputasi bisa merancang obat. Garis besarnya, sih gitu. Pastinya contoh2 penelitian di masing2 peminatan lebih dari yang aku jabarkan di atas. So, seiring perkuliahan kalian bisa, tuh nentuin keinginan kalian di kimia mo lebih ke peminatan yang mana :’).

5. Keluarga Mahasiswa Kimia (KMK)
Di Kimia UGM itu ada organisasi, namanya Keluarga Mahasiswa Kimia (KMK). KMK ini umurnya udah cukup tua lho, yaitu 40 tahun. KMK merupakan organisasi yang kita sebut ‘keluarga’, jadi kayak akrab banget sama jurusan kimia. KMK sendiri ada beberapa departemen dan biro. Ada Human Resouce Department (HRD), Knowledge Department KD), Public Relation (PR), Minat dan Bakat (MiKat), Entrepeneur Team (ET), Journalistic Department (JD), Administrasi dan Kesekretariatan (AnK), dan Penelitian dan Pengembangan (LitBang). Nah, banyak juga lho dosen2 yang dulunya ikut organisasi KMK ini. KMK dengan departemen dan biro2nya bakal membuat Kimia UGM semakin lengkap. Contohnya KD ngadain acara seminar nasional kimia yang biasanya diadaan setiap tahun, PR ngadaian kunjungan universitas dan ngurusin IKAHIMKI (Ikatan Himpunan Mahasiswa Kimia Indonesia), ET menyediakan keperluan seputar anak kimia kayak lateks dan masker (buat ngelab xD) sampe jualin buku kumpulan soal yang keluar di UTS dan UAS tahun2 sebelumnya, dll.

http://kmkimia.mipa.ugm.ac.id/about_us/

6. Kimia Terbaik di Indonesia
Dengan berbagai hal yang udah aku jelasin di atas maka Kimia UGM adalah yang terbaik. Ga ding, hehe. Maksudnya dengan semua kategori seperi kualitas dosen, fasilitas, sampe ke perbaikan kurikulum yang semakin maju itu, ga heran kalo Kimia UGM ini terakreditasi A. Dan, akreditasi A ini diikutin dengan akreditasi internasional oleh:

ASIIN (Accreditation Agency for Study Programs in Engineering, Natural Sciences, Mathematics and Informatics)
https://ugm.ac.id/id/berita/608-jurusan.kimia.ugm.dipastikan.raih.akreditasi.internasional.dari.asiin.jerman

RSC (Royal Society of Chemistry)
http://ugm.ac.id/id/post/page?id=5374

AUN (ASEAN University Network) 
http://ugm.ac.id/id/post/page?id=5374

Semua akreditasi internasional ini pastinya dengan kriteria2 tertentu buat masing2 akreditasinya. Misalkan dari kualitas dosen, kualitas soal ujian (yang bakalan diterjamahin ke dalam bahasa inggris terus dianalisis), jam praktikum sekian banyak, fasilitas, alumni, dlsbnya.

7. Prospek Kerja Kimia Murni UGM
Prospek Kimia UGM sendiri, aku pikir luas dan banyak. Semua jurusan walopun kadang kita anggap ‘wah’ juga ga berarti bakalan lebih baik dari yang mungkin kita anggap ga menarik dan ga berprospek. Ada yang anggap MIPA itu kepanjangan dari jurusan MIskin Prospek kerjA, hehe. But, anyway it depends on yourself I think. Ada alumni Kimia UGM seperti Bapak Maizar Rahman yang pernah jadi Sekretaris Jenderal OPEC (Organization of the Petroleum Exporting Countries), dan pernah menjadi Ketua Dewan Gubernur OPEC tahun 2004-2008. OPEC ini adalah sebuah organisasi intergovernmental yang terdiri dari 13 negara yang berkontribusi besar dalam produksi minyak dunia. Selain itu, ada banyak yang jadi dosen, peneliti (pasti dong), buka industri (pupuk, kosmetik, makanan dan minuman, serta obat2an), kerja di pertambangan (kalo penulis sendiri yang asal Babel bisa di PT. Timah *ngarep :p), penulis, guru, dll. Jadi, dreaming is free, the charge will be when you want to GET it. Bayarannya adalah usaha kita sendiri, tapi mimpi ‘kan gratis. Kalian bisa juga, kok jadi presiden. Kalian bisa juga, kok jadi motivator. Bisa juga, kok jadi blogger xD.

Nah, at the end of this writing I wanna say if you mau belajar banyak tentang kimia, curious tentang ilmu kimia, ngerasa ilmu kimia itu kayaknya kamu sukain, ilmu kimia penting buat masa depanmu, ilmu kimia bakal ngebantu kamu mencapai impian dan cita2mu, atau jodohmu ada di kimia xD, kamu bisa ngeberaniin diri, buat komitmen, atopun lebih memantapkan diri buat ngelanjutin pendidikan ke Kimia UGM.

Tulisan ini dibuat oleh aku sendiri, Anggelina Purnama. Kalo mau share boleh banget, lho! But, ada syaratnya, asal mencantumkan sumber dan nama penulis xD. Buat yang mo baca ke-UNIK-an dari Kimia UGM bisa dikunjungin artikelku: https://anggelinamenulis.wordpress.com/2016/04/11/fakta-unik-kuliah-di-kimia-ugm-2/. Okay, segitu dulu yach buat hari ini. Mohon maaf kalo ada yang kurang lengkap, ga bener :’D (tapi kayaknya udah bener deh *hahah), dan kalo tulisannya alay juga maafin yak. Sekian, see you in my next writing, ;’).